Jendela Hati

Negeriku Kekurangan Atmosfir Positif


Sepanjang umur dan perjalananku…. Belum pernah aku menemui kejadian Kecelakaan di jalan raya yang luar biasa tragis dan mengiris hati.

Tapi dalam perjalananku dua hari yang lalu membuat hatiku menangis dan sedih sehingga membuat sekujur tubuhku lemas tak berdaya.

Hampir dalam waktu 36 jam, aku menemui delapan kejadian kecelakaan lalu lintas di sepanjang perjalanku Lahat - Palembang. Lima Kecelakaan aku temui sewaktu perjalanan menuju Palembang dan tiga kecelakaan sewaktu pulang ke Lahat. Kalau saya hitung rata-rata hampir tiap 4 jam terjadi kecelakaan yang saya temukan tersebut !Subhanna Allah…

Enam kecelakaan yang dialami kendaraan roda empat (mobil) dan dua kecelakaan dialami kendaraan roda dua (Motor). Diantara kecelakaan itu satu buah kijang kapsul mengalami remuk kepala bagian depannya atau bisa dikatakan kepalanya sudah rata dengan bodynya. Dua orang pengendaraan motor mengalami pecah kepala yang mana satu orang bisa dipastikan tewas ditempat dan satunya lagi wanita sekarat, dan saya masih sempat melihat keliatan dari kaki sang wanita ini. Sungguh tragis…. Ampuni kami Tuhan atas segala dosa yang telah kami perbuat.

Dan kejadian yang tak kalah mengkagetkan saya, ada seorang ibu yang tiba-tiba jatuh dari motor tanpa sebab dengan kepala kebentur aspal kemudian diam tak bergerak disaksikan anak dan suaminya !

Saya terpukau….Tatapanku kosong…..Hatiku bertanya-tanya ” ada apa ini ? apa yang terjadi ?” Negeriku kekurangan atmosfir positif ! Bencana alam, gempa bumi, ledakan tabung gas, tsunami, markus, korupsi dll. Kejadian-kejadian tersebut tentunya bukanlah kejadian secara kebetulan belaka. Tentu ada penyebab dan pakar analisa bisa menjelaskan dengan baik.

Tapi dari kaca mata saya, Saya melihat bahwa Indonesia sedang sakit ! Dan sakitnya ada di kepala, karena kepalanya penuh dengan ide-ide gila, yakni gila harta, gila kedudukan dan gila jabatan !

Seiring makin tua umur dunia. Hendaklah kepala ini makin tua makin sepuh, makin tua makin ampuh. Dengan demikian anggota badan yang lain juga makin sehat dan makin kuat. Kalau kepala berisi dengan ide-ide luhur. Tentunya budi pekerti juga akan menjadi arif bijaksana. Dengan sendirinya kita akan menjadi agung. Langit dan bumi pun akan memuliakan kita.

Wahai kepala yang diberi kepercayaan memimpin. Penuhilah negeri ini dengan energi positif. Dan ciptakanlah kejadian-kejadian dan peristiwa dibumi ini dengan cerita-cerita indah seperti di surga. Dan kami bernafas dalam cinta. Walaupun itu sulit tapi kita telah mulai perubahan itu !

Buah Kesabaran


Kesabaranku diuji lagi.
Akhir-akhir ini aktivitasku meningkat dan aku panjatkan puji syukur kepada Allah Sang Penguasa Jagad yang telah memberiku Rejeki dan Rahmat yang banyak.

Tentunya peningkatan aktivitas ini haruslah dilengkapi oleh aspek penunjang yang tepat seperti ; tersedianya karyawan yang cakap, jujur dan tentunya memiliki skill.

Tapi di kota kecilku ini, hal itu masih menjadi kendala. Mungkin disebabkan oleh kuatnya daya tarik ibu kota sehingga banyak kaum muda yang mempunyai skill dan pandai pergi merantau mengadu nasib di kota-kota besar.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagiku, untuk mendidik mereka agar mempunyai skill yang diharapkan tentunya bukan pekerjaan yang muda dan bukan pula solusi yang tepat (dalam pandanganku demikian) untuk bisa berkompetisi didalam dunia usaha sekarang. Karena dunia kerja memerlukan tenaga siap pakai ! Jadi kalau untuk mendidik mereka, iya mereka tinggal ikut aja lembaga pendidikan dan ketrampilan.

Manusia selalu berusaha menuju kesempurnaan, mungkin pencariaanku akan cepat terjawab sehingga kesabaran membuahkan hasil yang baik.

DELIMA KEHIDUPAN : UANG ADALAH PENGUASA ?


Uang adalah penguasa! Dalam dunia Materi Uang = Tuhan.

(Astaghfirullaahal azhiim…. Maha Suci Allah …)

Di dalam dunia yang memiliki gaya grafitasi bumi ini, semua makhluk hidup yang namanya manusia tidak bisa melepaskan diri dari yang namanya UANG ! sama halnya manusia tidak bisa terbang ke langit karena diikat oleh gaya gratifikasi yang menjadi penyebab manusia tetap lengket alias menempel dibumi.

Sebelum kita lahir kemudian terus kita menjadi bayi, balita, muda, dewasa, tua dan sampai kita mati, kita berada dalam Kekuasaan Uang! Kehidupan kita sehari-hari juga diperbudak oleh Uang. Bangun tidur kita sudah diperintahkan oleh pikiran untuk menyiapkan diri untuk kerja. Karena kalau tidak kerja kita tidak akan mendapatkan Uang! (Emang ada yang mau  ngasih uang kalau ngga kerja ?)

Kalau ngga ada uang, otak kita juga ngga bakalan jadi encer. Informasi yang kita dapatkan minim, wawasan menjadi minus dan tidak up to date apalagi buat update Blog. Melangkah saja kita kalah cepat dengan orang yang bermobil apalagi yang punya kapal terbang (Pak Presiden kita kan udah mau beli kapal terbang tuh) kita menjadi sangat-sangat terbatas! Apalagi kalau sakit, tinggal tunggu waktunya aja koit (karena biaya berobat mahal bro, berobat gratis berlaku buat penyakit yang ringan2 aja!).

Hubungan saudara tinggal nama kalau tidak ada uang, yang bukan saudara dekat bisa menjadi saudara kalau ada uang. Mau bukti ? Coba anda tanya politikus-politikus kita, apa resepnya untuk menarik dan memenangkan kompetisi dalam merebut kekuasaan? Orang kalau ngga ada uang mana bisa jalan !!! Modal sanak family yang besar, tampang yang beken atau menjadi alim ulama, menjadi tokoh masyarakat itu bull shit! Tidak akan memenangkan kompetisi kalau tidak dikasih uang (salam tempel gitu).

Yang memusingkan kepala kita juga sebenarnya adalah Uang! Berita-berita yang kita dengar mayoritas selalu muaranya ke uang (kecuali prilaku yang diakibatkan kelainan jiwa). Pejabat-pejabat kita sibuk berebut kekuasaan, pejabat-pejabat banyak yang korupsi, penyalahgunaan wewenang dan jabatan, berlomba-lomba menjadi orang nomor satu, artis-artis kawin cerai, terlibat narkoba, banyaknya tindakan criminal yang terjadi semuanya itu muaranya pada kesenangan dan gelimangan harta dunia bukan akhirat ! Dalam hal ini terbukti TUHAN bukan segalanya lagi (Astaghfirullaahal azhiim…. Maha Suci Allah).

Nyawa manusia sepertinya ditangan manusia itu sendiri. Lihat kasus-kasus besar sekarang ini ! Nyawa manusia cukup dibayar oleh sen sekali tembak selesai … DOR !

Mafia-mafia peradilan dan pejahat berdasi walaupun didalam penjara masih bisa hidup enak. Bisa Make Up, Facial, Karoke dan bahkan bisa mengatur bisnisnya dari dalam penjara! yang lebih extrem lagi ( maaf ) kok ada yang bisa hamil didalam penjara. Apa resepnya ? Tentu jawabnya adalah Money! Uang!

Dalam kondisi ini, adakah orang yang mau bekerja untuk akhirat ? Orang yang tidak mencari materi, kekuasaan dan kesenangan dunia! Orang yang bekerja karena ikhlas karena mencari ridho Allah ?! Tuhan kami berada dalam DelimaPekerjaan Kami Seperti Mission Imposible

Dalam ilmu mekanika, keseimbangan didapatkan apabila semua gaya-gaya yang bekerja hasilnya adalah sama dengan nol! Kalau hasilnya minus (-) atau plus (+) maka akan terjadi momen yang mengakibatkan terjadinya puntiran sehingga menyebabkan guling. Oleh karena itu untuk dapat selamat meniti jembatan siratul mustaqim kita harus bermuatan nol, karena untuk menghindari terjadinya putus jembatan siratul mustaqim yaitu jembatan rambut dibelah tujuh dan untuk menghilangkan gaya dorong atau gaya hisap yang diakibatkan oleh gocangan dan hembusan angin. (ini adalah teori saya berdasarkan logika dasar, boleh percaya boleh tidak koq, saya hanya mencoba  mengadakan pendekatan secara konkrit masalah spiritual itu).

Untuk bisa terbang kita harus bisa melepaskan diri dari gaya grafitasi bumi. Untuk itu kita harus punya power yang besar yang sanggup melontarkan kita keluar angkasa seperti tenaga yang dibutuhkan oleh roket untuk terbang dan meninggalkan bumi sejauh-jauhnya sehingga bisa mengambang di angkasa.

Jadi untuk bisa terlepas dari lingkaran setan ini, kita harus punya power yang besar. Punya kemauan yang keras, tekad yang bulat dan perlakuan-perlakuan yang semua serba  lebih dari kebanyakan orang. Jadi hal ini menjadi renungan bagi saya pribadi khususnya….

Jadi Untuk menyelesaikan Pekerjaan Mission Imposible ini kita butuh pertolongan dari Sang Designer, Sang Sutradara dari  Master Plan dunia ini. Karena uang bukanlah segalanya !!!

“Tidak Ku jadikan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu saja”

“Timur dan barat itu kepunyaanKu, dimana engkau menghadap disitulah wajahKu”


Cuaca tak Menentu


Perubahan cuaca akhir-akhir ini membawa dampak yang kurang menguntungkan bagi kesehatan, begitu pula aktivitas dunia usaha kurang menggeliat.

Cuaca tidak menentu, kadang hujan dan secara tiba-tiba menjadi panas. Mendung lagi, gerimis dan cerah. Begitu terus dan sebaliknya… RANDOM CUACA.

Akhirnya….dampak dari perubahan cuaca ini sukses sudah membuat aku terjungkal !

Aku demam ….. yang pertama diserangnya ada tenggorokan, kemudian badanku meriang dan dilengkapi gejala flu. Kepala ku terasa berat karena serangan flu….kondisiku tidak prima !

Alam…Penguasaha….Sungguh Besar Kuasa Mu …

Tapi Tuhan saya tetap bersyukur atas NikmatMu ini dan Jadikan kami umat yang pandai bersyukur…

Mungkin atau Tidak Mungkin


Mungkin atau tidak mungkin.
Semuanya di tangan kita, silakan buat keputusan.

Mungkin atau tidak mungkin.
Tuhan berkata : “Aku jadikan setiap sangkaan dan dugaan hambaku”
Jadi itu adanya di tangan kita, silakan buat keputusan.

Mungkin atau tidak mungkin.
Tuhan berkata : ” Iman sebiji sawi bisa memindahkan gunung”
Itu adanya di tangan kita, silakan buat keputusan.

Mungkin atau tidak mungkin.
Tentunya kita harus punya pengetahuan.
Dengan Memohon ridho dan petunjuk Yang Maha Kuasa.
Dengan mencari pengetahuanNya sedikit demi sedikit.
Dengan berbekal keyakinan dan kesabaran.
Kita akan mendapat pengalaman sehingga bertambah keyakinan.

Mungkin atau tidak mungkin.
Itu adanya di tangan kita, silakan buat keputusan.
Mau jadi orang yang seperti apakah kita ?
Itu ada ditangan kita !!!

Kebunku


Hari ini terasa capek sekali….
pagi-pagi udah ke luar rumah, membawa sebuah golok dan parang langsung tancap gas ke kebun.
Kerja yang bukan merupakan rutinitas saya membuat saya kelelahan. Tapi karena saya senang melakukannya maka tidak kupedulikan rasa teriknya matahari membakar wajah dan tubuhku.
Rumput, semak dan blukar yang menjulang aku babat habis. Tanganku pecah-pecah dan rasa sakit mulai membuat gengaman parang penebas mulai mengendur.
Pekerjaanku belum selesai, tapi matahari mulai terbenam.
Buat hari ini selesai……
Tapi semak blukar belum selesai….
Janjiku…. tunggu hari libur pekerjaanku nanti dilanjutkan !